• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
  • Staf dan Afiliasi
    • Pimpinan
    • SDM
    • Researchers
    • Kolaborator Nasional
    • Kolaborator Internasional
    • Magister Bioetika
    • UNESCO Chair on Bioethics
  • Kegiatan dan Berita
    • Berita Terbaru
    • Pelatihan
    • Pendidikan
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
    • Program Rutin
      • Raboan
      • Bioethics HELP Course
    • International Conference
      • IBHC 2024
    • Konsultasi Klinis
    • SDGs
    • Acara Mendatang
  • Artikel dan Publikasi
    • Ethics & Perspectives
    • Briefings and Publications
      • Journal Article
      • Book Chapter
      • Teaching Module
      • Project Report
      • Others
  • Kursus dan Pelatihan
    • Kursus
  • Beranda
  • Activity
  • Langkah Awal CBMH UGM untuk Wujudkan Desa Inklusif di Gunungkidul

Langkah Awal CBMH UGM untuk Wujudkan Desa Inklusif di Gunungkidul

  • Activity, Artikel Terbaru, Berita SDGs, Pengabdian Masyarakat
  • 12 August 2025, 09.45
  • Oleh: cbmhfkugm
  • 0

BIOETIKA HUMANIORA MEDICAL ETHICS

Pusat Kajian Bioetika dan Humaniora Kesehatan (Center for Bioethics and Medical Humanities/CBMH) Universitas Gadjah Mada memulai tahap awal kegiatan pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemetaan data dan informasi desa disabilitas di Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 10 Juli 2025, dengan kunjungan lapangan ke Puskesmas Playen 1 dan Puskesmas Playen 2, serta ke Kantor Kelurahan Gading.

Tahap awal ini bertujuan untuk mengumpulkan data dasar mengenai jumlah, sebaran, dan kondisi warga penyandang disabilitas di wilayah tersebut, termasuk layanan kesehatan, dukungan sosial, dan fasilitas publik yang tersedia. Informasi yang diperoleh akan menjadi dasar perencanaan program intervensi, pelatihan, dan pendampingan yang lebih tepat sasaran pada tahap berikutnya.

Menurut perwakilan tim CBMH UGM, pemetaan ini sangat penting untuk memastikan bahwa program pengabdian masyarakat dapat disusun sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan, serta melibatkan lintas sektor mulai dari tenaga kesehatan, aparat desa, hingga komunitas lokal.

Program pengabdian masyarakat ini merupakan bagian dari komitmen CBMH UGM dalam mewujudkan inklusi sosial dan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti penyandang disabilitas. Selanjutnya, CBMH UGM akan mengolah data hasil survei awal ini dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan rencana aksi yang berkelanjutan.

Tags: pengabdian masyarakat SDGs 10 SDGs 11 SDGs 3

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita lainnya

  • AI DALAM BREAST IMAGING AI Semakin Cerdas Membaca Citra Medis, Namun Keputusan Akhir Tetap di Tangan Dokter
    June 11, 2026
  • Models of Clinical Ethics Deliberation Perwakilan CBMH UGM Berpartisipasi dalam Workshop Clinical Ethics Deliberation di Universitas Diponegoro
    June 10, 2026
  • FOTO BERSAMA BRYCE BENNET- CBMH FKKMK UGM Bioethics Students Discussion: Sharing Research Experience, Memperluas Perspektif Etik Melalui Beragam Konteks Kehidupan
    June 5, 2026
  • BPJS Justice BPJS dan Keadilan: Apakah “Setara” Selalu Berarti “Adil”?
    May 29, 2026
  • article bioetika Clinical Ethics Support (CES) : Membantu Tenaga kesehatan dan Tenaga medis Menghadapi Dilema Etik di Pelayanan Medis
    May 26, 2026
  • Talasemia Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata: Pentingnya Skrining Dini
    May 25, 2026
Universitas Gadjah Mada

Gedung Penelitian dan Pengembangan FKKMK UGM Lt. 1 Sayap Utara

0274 547489
cbmhfkugm@ugm.ac.id

© Center for Bioethics and Medical Humanities Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY