• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
  • Staf dan Afiliasi
    • Pimpinan
    • SDM
    • Researchers
    • Kolaborator Nasional
    • Kolaborator Internasional
    • Magister Bioetika
    • UNESCO Chair on Bioethics
  • Kegiatan dan Berita
    • Berita Terbaru
    • Pelatihan
    • Pendidikan
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
    • Program Rutin
      • Raboan
      • Bioethics HELP Course
    • International Conference
      • IBHC 2024
    • Konsultasi Klinis
    • SDGs
    • Acara Mendatang
  • Artikel dan Publikasi
    • Ethics & Perspectives
    • Briefings and Publications
      • Journal Article
      • Book Chapter
      • Teaching Module
      • Project Report
      • Others
  • Kursus dan Pelatihan
    • Kursus
  • Member Mapping
  • Beranda
  • Activity
  • CBMH FK-KMK UGM Lolos Pendanaan Program Pengabdian Masyarakat Universitas Gadjah Mada 2026, Siap Kembangkan Sistem Social Prescribing Berbasis Komunitas untuk Pasien TBC di Kalurahan Sriharjo, Bantul

CBMH FK-KMK UGM Lolos Pendanaan Program Pengabdian Masyarakat Universitas Gadjah Mada 2026, Siap Kembangkan Sistem Social Prescribing Berbasis Komunitas untuk Pasien TBC di Kalurahan Sriharjo, Bantul

  • Activity, Artikel Terbaru, Berita SDGs, Pengabdian Masyarakat
  • 7 July 2026, 16.12
  • Oleh: ahmaddedi83
  • 0

Yogyakarta, 3 Juli 2026 – Pusat Kajian Bioetika dan Humaniora Kesehatan (Center for Bioethics and Medical Humanities/CBMH) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada berhasil memperoleh pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada Tahun Anggaran 2026 melalui program berjudul “Pengembangan Sistem Social Prescribing Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Tuberkulosis (TBC) di Kalurahan Sriharjo, Kabupaten Bantul.”

Program pengabdian ini diketuai oleh Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, M.A., bersama tim multidisiplin dari CBMH FK-KMK UGM. Melalui program ini, CBMH akan mengembangkan sistem social prescribing berbasis komunitas sebagai pendekatan inovatif yang mengintegrasikan layanan kesehatan dengan dukungan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas hidup pasien tuberkulosis (TBC).

Sebagai langkah awal implementasi, tim CBMH telah melakukan kunjungan koordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Sriharjo. Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah, S.I.P., untuk membahas rencana pelaksanaan program, membangun sinergi dengan pemerintah kalurahan, serta menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan strategi pengabdian yang akan dilaksanakan.

Program ini akan dilaksanakan melalui kemitraan dengan Pemerintah Kalurahan Sriharjo dan UPTD Puskesmas Imogiri II. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan bagi pasien TBC melalui pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada keberhasilan terapi medis, tetapi juga memperhatikan aspek psikososial, pemberdayaan komunitas, dan peningkatan jejaring sosial di tingkat masyarakat.

Hasil yang diharapkan melalui pengembangan sistem social prescribing berbasis komunitas yaitu meningkatnya kualitas hidup pasien TBC, meningkatnya kepatuhan terhadap pengobatan, berkurangnya stigma terhadap pasien TBC, menguatnya jejaring sosial dan dukungan masyarakat, serta terbangunnya kemandirian dan keberlanjutan program berbasis komunitas yang dapat terus dikembangkan bersama pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Program ini juga menjadi wujud komitmen CBMH FK-KMK UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan kualitas hidup pasien TBC, SDG 4 (Quality Education) melalui edukasi serta penguatan kapasitas masyarakat dan pemangku kepentingan lokal, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kalurahan, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan inovasi layanan kesehatan yang berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi tersebut, CBMH berharap model social prescribing berbasis komunitas yang dikembangkan di Kalurahan Sriharjo dapat menjadi praktik baik (best practice) yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai bagian dari penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat di Indonesia.

Editor : Rafi

Tags: SDGs 17 SDGs 3 SDGs 4

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita lainnya

  • Home Visit KASIH 2026: CBMH FK-KMK UGM Dampingi Kader dan Keluarga Wujudkan Perawatan Paliatif Humanis di Rumah
    August 7, 2026
  • Belajar Makna Beneficence dari Rumah Singgah YKI DIY, Menghadirkan Pelayanan Kesehatan yang Memanusiakan Manusia
    August 7, 2026
  • RABOAN Bioetika Special Series 2 Bahas Dilema Etika Pengelolaan Embrio Surplus
    August 3, 2026
  • RABOAN Bioetika Special Series 1 Bahas Perspektif Etika dan Agama tentang Embrio Surplus IVF
    August 3, 2026
  • Penguatan dan Pendampingan KASIH 2026 Perkuat Peran Kader dan Keluarga dalam Perawatan Paliatif Humanis
    July 16, 2026
  • RABOAN CBMH UGM Bahas Bioetika 7.0: Siapa Pemilik DNA di Era Metaverse?
    July 9, 2026
Universitas Gadjah Mada

Gedung Penelitian dan Pengembangan FKKMK UGM Lt. 1 Sayap Utara

0274 547489
cbmhfkugm@ugm.ac.id

© Center for Bioethics and Medical Humanities Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY