• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
  • Staf dan Afiliasi
    • Pimpinan
    • SDM
    • Researchers
    • Kolaborator Nasional
    • Kolaborator Internasional
    • Magister Bioetika
    • UNESCO Chair on Bioethics
  • Kegiatan dan Berita
    • Berita Terbaru
    • Pelatihan
    • Pendidikan
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
    • Program Rutin
      • Raboan
      • Bioethics HELP Course
    • International Conference
      • IBHC 2024
    • Konsultasi Klinis
    • SDGs
    • Acara Mendatang
  • Artikel dan Publikasi
    • Ethics & Perspectives
    • Briefings and Publications
      • Journal Article
      • Book Chapter
      • Teaching Module
      • Project Report
      • Others
  • Kursus dan Pelatihan
    • Kursus
  • Beranda
  • Artikel Terbaru
  • CBMH UGM Finalisasi Tanggapan untuk Rekomendasi Etika Neuroteknologi UNESCO, Soroti Perlunya Pengawasan Internasional dan Perlindungan Kelompok Rentan

CBMH UGM Finalisasi Tanggapan untuk Rekomendasi Etika Neuroteknologi UNESCO, Soroti Perlunya Pengawasan Internasional dan Perlindungan Kelompok Rentan

  • Artikel Terbaru, Berita SDGs, Uncategorized
  • 20 December 2024, 16.28
  • Oleh: cbmhfkugm
  • 0


Yogyakarta, 20 Desember 2024 — Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH UGM) menggelar diskusi finalisasi tanggapan terhadap dokumen UNESCO Preliminary Report on the First Draft of The Recommendation on the Ethics of Neurotechnology dengan lancar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan tanggapan dan masukan tertulis perbaikan draft rekomendasi etika neuroteknologi yang akan dikirimkan ke UNESCO yang nantinya dijadikan pedoman etika neuroteknologi. Acara ini dihadiri oleh tim UNESCO Chairs Bioethics UGM, pihak pemangku kepentingan, pembuat kebijakan, dan pakar praktisi dalam aplikasi neuroteknologi di Indonesia. Kolaborasi ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 17 yaitu patnership for goals dengan memperluas kerja sama untuk pembangunan berkelanjutan.

Tanggapan dan masukan yang diberikan mencakup dokumen Preliminary Report on the 1st Draft of the Recommendation on the Ethics of Neurotechnology dan First Draft of the Recommendation on the Ethics of Neurotechnology. Poin utama yang disoroti adalah perlunya perluasan ruang lingkup dokumen tersebut, diikuti dengan penegasan mengenai definisi, tujuan, serta pentingnya penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan budaya lokal. Hal ini didasarkan pada adanya perbedaan nilai dan standar antara negara berkembang dan negara maju.

Kebijakan tersebut perlu mencakup pembentukan badan pengawas internasional yang bertanggung jawab terhadap etika neuroteknologi. Selain itu, diperlukan rekomendasi yang secara eksplisit melindungi kelompok rentan, individu dengan penyakit kritis, dan pasien dengan kondisi mati batang otak. Dukungan juga diperlukan dalam pemanfaatan teknologi di bidang neurologi, termasuk melalui pendidikan dan pelatihan bagi ahli bedah saraf. Pada tahap pengembangan neuroteknologi, aspek privasi, kesejahteraan, penerimaan, serta kemudahan penggunaan dari perspektif pengguna harus selalu menjadi perhatian utama. Dalam implementasinya, teknologi ini harus dirancang agar mudah diterapkan dan dilengkapi dengan indikator yang jelas untuk mengukur keberhasilannya.

Selain itu, ditekankan pula pentingnya studi longitudinal untuk mengidentifikasi dan memahami dampak jangka panjang dari neuroteknologi implan. Berbagai masukan tambahan juga disampaikan guna mendukung penyempurnaan dokumen UNESCO.

 

Reporter          : Ardhini Nugrahaeni, M.KM

Editor              : Alvira Rahmasari, S.H.G.

Tags: Bioetika UGM Neurotechnology SDGs 17 UNESCO Chairs

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita lainnya

  • CBMH UGM Bersama RSA UGM Jajaki Peluang Kolaborasi Akademik dengan Baylor University dan Baylor College of Medicine
    October 26, 2026
  • raboan bioetika ugm RABOAN Bahas Tantangan Keadilan Distributif dan Otonomi dalam Pengembangan Sistem Peringatan Dini Risiko Kegawatdaruratan Maternal
    October 8, 2026
  • CBMH UGM Kembangkan Bioethics Connect untuk Perkuat Jejaring dan Kolaborasi di Bidang Bioetika
    October 5, 2026
  • bioetika cbmh ugm CBMH UGM Presentasikan Pengembangan Social Prescribing bagi Pasien TBC dalam ICCEESD 2026
    October 5, 2026
  • bioetika cbmh ugm CBMH UGM Dorong Kajian Human Flourishing dari Berbagai Perspektif
    October 5, 2026
  • PENGABDIAN MASYARAKAT CBMH FKKMK UGM Menjangkau Pasien TBC Lebih Dekat dengan “Home Visit”, CBMH UGM Lanjutkan Pengembangan Social Prescribing Berbasis Komunitas di Sriharjo
    October 1, 2026
Universitas Gadjah Mada

Gedung Penelitian dan Pengembangan FKKMK UGM Lt. 1 Sayap Utara

0274 547489
cbmhfkugm@ugm.ac.id

© Center for Bioethics and Medical Humanities Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY