
Perkembangan ilmu dan pelayanan kedokteran membawa tantangan yang semakin kompleks bagi profesi dokter. Kemampuan klinis tidak lagi cukup menjadi satu-satunya dasar dalam menjalankan praktik kedokteran. Dokter juga dituntut mampu mengambil keputusan secara etis, menjaga keselamatan pasien, menghormati nilai dan preferensi pasien, serta mempertanggungjawabkan keputusan yang diambil dalam konteks pelayanan kesehatan yang terus berkembang.
Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam RABOAN (Rabu Bioetika Online) yang diselenggarakan oleh Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) UGM bersama UNESCO Chair on Bioethics UGM pada Rabu, 9 September 2026. Mengangkat topik “Bioetika dalam Standar Kompetensi Dokter Terbaru Tahun 2026”, kegiatan ini menghadirkan Dr. dr. Rahmadani Sitepu, M.Kes., S.Pd, SpKKLP, FISPH, FISCM, Dekan Fakultas Kedokteran INKES Medistra Lubuk Pakam, sebagai narasumber. Diskusi dipandu oleh Ns. Wahyu Dewi Sulistyarini, M.S.N, dari CBMH FK-KMK UGM dan UNESCO Chair on Bioethics UGM.













