
Perkembangan teknologi kedokteran bergerak begitu cepat, menghadirkan inovasi yang menjanjikan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Namun, di balik kemajuan tersebut, muncul berbagai pertanyaan mendasar: sejauh mana teknologi boleh digunakan, bagaimana menjaga keselamatan pasien, dan siapa yang bertanggung jawab ketika inovasi melampaui kesiapan etika dan regulasi. Pertanyaan-pertanyaan inilah yang menjadi titik berangkat diskusi dalam RABOAN (Research and Perspective Sharing) yang diselenggarakan oleh Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) FKKMK UGM bekerja sama dengan Program Studi Magister Bioetika Universitas Gadjah Mada.






Yogyakarta, 26 Maret 2025 — Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan program Kursus Bioetika HELP Angkatan ke-7 Seri 1 secara daring melalui platform Zoom pada 17–26 Maret 2025. Seri ini mengusung tema “The Basic Understanding of Bioethics” dan menghadirkan 44 peserta dari berbagai instansi dan fakultas kedokteran di seluruh Indonesia. Para peserta terdiri atas dosen, praktisi kesehatan, dan pengambil kebijakan yang memiliki kepedulian terhadap pentingnya integrasi etika, kemanusiaan, hukum, dan profesionalisme dalam dunia kesehatan.






