• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
  • Staf dan Afiliasi
    • Pimpinan
    • SDM
    • Researchers
    • Kolaborator Nasional
    • Kolaborator Internasional
    • Magister Bioetika
    • UNESCO Chair on Bioethics
  • Kegiatan dan Berita
    • Berita Terbaru
    • Pelatihan
    • Pendidikan
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
    • Program Rutin
      • Raboan
      • Bioethics HELP Course
    • International Conference
      • IBHC 2024
    • Konsultasi Klinis
    • SDGs
    • Acara Mendatang
  • Artikel dan Publikasi
    • Ethics & Perspectives
    • Briefings and Publications
      • Journal Article
      • Book Chapter
      • Teaching Module
      • Project Report
      • Others
  • Kursus dan Pelatihan
    • Kursus
  • Beranda
  • Artikel Terbaru
  • Mewujudkan Haji yang Aman dan Sehat: Kolaborasi untuk Pelayanan Lebih Baik

Mewujudkan Haji yang Aman dan Sehat: Kolaborasi untuk Pelayanan Lebih Baik

  • Artikel Terbaru, Berita SDGs, Raboan
  • 15 May 2025, 09.56
  • Oleh: cbmhfkugm
  • 0

Yogyakarta, 14 Mei 2025 – Raboan Research and Perspective Sharing kembali hadir pada Rabu, 14 Mei 2025, dengan topik yang sangat menarik, yaitu “Kesehatan dan Keselamatan Ibadah Haji, Strategi dan Implementasi”. Acara ini menghadirkan narasumber drg. Lutfiah Sahabuddin, M.K.M., dari Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat Palu.

Pemaparan materi oleh drg. Lutfiah sebagai pembicara

Sesi diskusi interaktif dengan peserta Raboan

Pada pemaparannya, drg. Lutfiah menekankan pentingnya strategi kesehatan dan keselamatan bagi jemaah haji. Berdasarkan data yang dipresentasikan, penyakit seperti syok sepsis, syok kardiogenik, dan infark miokard akut menjadi penyebab utama kematian jemaah haji dalam beberapa tahun terakhir.

“Penyelenggaraan kesehatan haji harus mengutamakan upaya promotif dan preventif. Edukasi kepada jemaah sejak masa persiapan hingga pelaksanaan haji adalah kunci untuk menekan angka kematian,” ujar drg. Lutfiah. Beliau juga menyampaikan pentingnya mengajarkan kesehatan haji kepada mahasiswa, seperti yang sudah diterapkan di FK Universitas Alkhairaat Palu melalui blok umroh dan haji dalam pendidikan mahasiswa kedokteran.

Selain itu, drg. Lutfiah juga mengungkapkan tantangan dilema etis yang sering dialami oleh tenaga kesehatan haji. Salah satunya adalah kasus jemaah haji lansia yang secara kesehatan tidak memenuhi syarat (istitha’ah) untuk berangkat haji, tetapi keluarga menolak keputusan tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan peran serta dari tokoh masyarakat, tim kesehatan dan Kementerian Agama. Berbagai pihak tersebut perlu berkoordinasi dan berdiskusi untuk mencapai keputusan terbaik, sehingga keluarga dapat memahami dan menerima keputusan yang diambil.

Diskusi ini sejalan dengan komitmen untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada aspek kesehatan yang baik dan kesejahteraan (SDG 3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan haji di Indonesia. 

Melalui diskusi ini, Raboan Research and Perspective Sharing menjadi wadah penting untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait kesehatan jemaah haji. Harapannya, acara ini dapat mendorong peningkatan layanan kesehatan haji yang lebih baik, sekaligus memperkuat kerja sama berbagai pihak dalam menghadapi tantangan di lapangan. Dengan begitu, jemaah haji Indonesia dapat menunaikan ibadah dengan lebih aman, sehat, dan bermartabat.

Reporter : Ika Setyasari, S.Kep.Ns., M.N.Sc 

Editor : Alvira Rahmasari, S.H.G.

 

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=j-hP3fm2TJk[/embedyt]

Tags: ibadah haji medical ethics RABOAN SDGs 3

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita lainnya

  • Penguatan dan Pendampingan KASIH 2026 Perkuat Peran Kader dan Keluarga dalam Perawatan Paliatif Humanis
    July 16, 2026
  • RABOAN CBMH UGM Bahas Bioetika 7.0: Siapa Pemilik DNA di Era Metaverse?
    July 9, 2026
  • CBMH FK-KMK UGM Lolos Pendanaan Program Pengabdian Masyarakat Universitas Gadjah Mada 2026, Siap Kembangkan Sistem Social Prescribing Berbasis Komunitas untuk Pasien TBC di Kalurahan Sriharjo, Bantul
    July 7, 2026
  • Ketika AI Menjadi Teman Curhat: Perlukah Transformasi Bioetika Menuju Era Digital Mental Health?
    July 2, 2026
  • HELP Course Batch 7 Series 6 Bahas Penguatan Kompetensi Bioetika dalam Pendidikan Kedokteran
    June 25, 2026
  • Foto bersama kader dan lurah kricak CBMH UGM Kembali Laksanakan Pengabdian Masyarakat melalui Program Penguatan dan Pendampingan Kader Paliatif di Kelurahan Kricak
    June 22, 2026
Universitas Gadjah Mada

Gedung Penelitian dan Pengembangan FKKMK UGM Lt. 1 Sayap Utara

0274 547489
cbmhfkugm@ugm.ac.id

© Center for Bioethics and Medical Humanities Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY