• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Tentang Kami
    • Visi & Misi
    • Sejarah
  • Staf & Afiliasi
    • Pimpinan
    • SDM
    • Kolaborator Nasional
    • Kolaborator Internasional
  • Berita & Acara
    • Acara Mendatang
  • Briefings & Publikasi
    • Journal Article
    • Book Chapter
    • Teaching Module
    • Project Report
    • Others
  • Riset & Projek
  • Pendidikan & Kursus
    • Magister Bioetika
    • Kursus
  • Researchers
  • Kegiatan
    • Program Rutin
    • Konsultasi Klinis
  • IBHC 2024
  • UNESCO Chair on Bioethics
  • Karir
  • SDGs CBMH FK-KMK UGM
  • Beranda
  • Activity
  • AI untuk Memperkuat, Bukan Menggantikan: CBMH UGM Tekankan Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan Untuk Tujuan Klinis

AI untuk Memperkuat, Bukan Menggantikan: CBMH UGM Tekankan Etika Penggunaan Kecerdasan Buatan Untuk Tujuan Klinis

  • Activity, Artikel Terbaru, Berita SDGs
  • 9 October 2025, 14.02
  • Oleh: cbmhfkugm
  • 0

BIOETIKA HUMANIORA MEDICAL ETHICS

Yogyakarta, 26 September 2025 — Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kian pesat di dunia medis. Teknologi yang mampu menganalisis data pasien, memprediksi penyakit, hingga membantu dokter dalam diagnosis ini menawarkan potensi luar biasa. Namun di balik kecanggihannya, muncul pertanyaan mendasar: bagaimana memastikan AI tetap berpihak pada kemanusiaan, bukan menggantikan peran manusia di ruang klinis?

Isu inilah yang menjadi sorotan dalam webinar bertajuk “From Data to the Bedside – Ethics in Using Artificial Intelligence for Clinical Purpose” yang diselenggarakan oleh Pusat Bioetika dan Humaniora Kesehatan (CBMH) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK UGM) pada Jumat (26/9). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Visiting Professor Prof. Dick Willems dari Amsterdam UMC, dan diikuti oleh 233 peserta secara hybrid melalui Zoom dan Auditorium FKKMK UGM.

Webinar ini bertujuan memperdalam pemahaman tentang etika penggunaan AI di bidang klinik, dengan menyoroti aspek tanggung jawab moral, transparansi, dan tata kelola data dalam implementasinya.

Prof. Dick Willems membuka sesi dengan menekankan bahwa meski AI dapat membantu berpikir, nurani tetap milik manusia. Dalam pandangannya, AI harus menjadi alat yang memperkuat keputusan tenaga medis, bukan menggantikan. Ia juga menegaskan pentingnya penerapan prinsip etika medis klasik seperti do no harm, beneficence, autonomy, dan justice dalam setiap tahapan pengembangan dan penggunaan AI.

Sementara itu, dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes., Ph.D. menyoroti bahwa keandalan AI klinis bergantung pada kualitas dan tata kelola data yang baik. “AI yang dapat dipercaya bukan hanya soal kecanggihan algoritma, tetapi tentang transparansi, integrasi, dan keberpihakan pada keselamatan pasien,” ujarnya.

Di sisi lain, dr. Nur Azid Mahardinata, M.Bio.Et membahas perubahan dinamika etika di tingkat bedside. Menurutnya, tenaga medis kini perlu memahami bagaimana AI menjadi bagian dari pengambilan keputusan klinis, termasuk aspek transparansi terhadap pasien dan pembagian tanggung jawab antara pengembang, institusi, regulator, serta klinisi.

Diskusi interaktif yang berlangsung hangat menyoroti tantangan regulasi AI di Indonesia, kesiapan rumah sakit dalam digitalisasi data, serta pentingnya literasi digital dan etika bagi tenaga kesehatan.

BIOETIKA HUMANIORA MEDICAL ETHICS

Webinar ini ditutup dengan pesan penting: pengembangan AI di bidang medis harus dilakukan secara etis, transparan, dan berorientasi pada kemanusiaan, dengan kolaborasi lintas disiplin antara teknologi, kedokteran, kebijakan, dan etika.

Kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen UGM dan CBMH dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), melalui pengembangan teknologi kesehatan yang etis, inklusif, dan berkelanjutan.

📺 Rekaman lengkap webinar ini dapat disaksikan di kanal YouTube CBMH UGM: ugm.id/bioethicswebinarseries2

 

Tags: Bioethics Webinar SDGs 3 SDGs 9

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita lainnya

  • RABOAN CBMH UGM Dilema Etika di Tengah Laju Teknologi Kedokteran
    January 29, 2026
  • CBMH RABOAN FKKMK UGM Dari Ruang Kuliah ke Ruang Klinik: Dilema Etik Sehari-hari dalam Pendidikan Profesi Dokter
    January 23, 2026
  • BIOETIKA HUMANIORA MEDICAL ETHICS HELP Course Batch 7 – 4th Series “Bioethics in Health Care Services (Part 1)” untuk Penguatan Kompetensi Etik Tenaga Kesehatan
    December 12, 2025
  • raboan bioetika CBMH UGM Bahas Dimensi Etik Penggunaan Pengobatan Tradisional di Asia Tenggara dalam Forum Raboan
    December 12, 2025
  • pelatihan komite etik penelitian CBMH FK-KMK UGM Perkuat Kapasitas Komite Etik Penelitian di UPN “Veteran” Jawa Timur
    November 12, 2025
  • ethics and decision making Perkuat Kapasitas Etika Tenaga Kesehatan Melalui Workshop Pengambilan Keputusan Etis
    October 22, 2025
Universitas Gadjah Mada

Gedung Penelitian dan Pengembangan FKKMK UGM Lt. 1 Sayap Utara

0274 547489
cbmhfkugm@ugm.ac.id

© Center for Bioethics and Medical Humanities Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY