• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH)
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi & Misi
    • Sejarah
  • Staf dan Afiliasi
    • Pimpinan
    • SDM
    • Researchers
    • Kolaborator Nasional
    • Kolaborator Internasional
    • Magister Bioetika
    • UNESCO Chair on Bioethics
  • Kegiatan dan Berita
    • Berita Terbaru
    • Pelatihan
    • Pendidikan
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
    • Program Rutin
      • Raboan
      • Bioethics HELP Course
    • International Conference
      • IBHC 2024
    • Konsultasi Klinis
    • SDGs
    • Acara Mendatang
  • Artikel dan Publikasi
    • Ethics & Perspectives
    • Briefings and Publications
      • Journal Article
      • Book Chapter
      • Teaching Module
      • Project Report
      • Others
  • Kursus dan Pelatihan
    • Kursus
  • Beranda
  • Activity
  • Tantangan Etika Keperawatan pada Kasus Penyakit yang Mengancam Jiwa

Tantangan Etika Keperawatan pada Kasus Penyakit yang Mengancam Jiwa

  • Activity, Artikel Terbaru, Berita SDGs
  • 12 August 2025, 10.35
  • Oleh: cbmhfkugm
  • 0

BIOETIKA HUMANIORA MEDICAL ETHICS

Di tengah perjalanan merawat pasien dengan penyakit yang mengancam jiwa, perawat sering berada di posisi yang tidak mudah. Mereka menjadi pendengar, penghubung antara pasien dan tim medis, sekaligus pemberi dukungan bagi keluarga yang sedang cemas. Dalam situasi ini, perawat dihadapkan pada tantangan untuk tetap menjalankan tugas dengan penuh empati, sambil memegang teguh prinsip etika keperawatan. Inilah yang menjadi fokus pembahasan Webinar Bioethics Series pada Sabtu, 9 Agustus 2025, dengan tema Etika Keperawatan pada Penyakit yang Mengancam Jiwa.

Diselenggarakan oleh Pusat Kajian Bioetika dan Humaniora Kesehatan (Center for Bioethics and Medical Humanities/CBMH) dan bekerja sama dengan PKMK FK-KMK UGM melalui platform Zoom Meeting, acara ini menghadirkan lima narasumber dari berbagai latar belakang keilmuan untuk membahas dimensi etika keperawatan secara komprehensif—dari perspektif klinis, budaya, spiritual, hingga hukum.

Acara dibuka dengan sambutan Dr. Dra. Retna Siwi Padmawati, M.A (Direktur CBMH FK-KMK UGM). Selanjutnya, Prof. Dr. Christiantie Effendy, S.Kp., M.Kes membuka rangkaian sesi dengan pembahasan Etika Keperawatan pada Penyakit yang Mengancam Jiwa.

BIOETIKA HUMANIORA MEDICAL ETHICS

Materi berlanjut dengan dr. RM. Agit Sena Adisetiaji, Sp.Pd, Subsp.H.Onk.M(K) yang mengupas Menyeimbangkan Otonomi Pasien dan Rekomendasi Medis. Prof. Hartiah Haroen, S.Kp., M.Ng., M.Kes., Ph.D kemudian membahas Pendekatan Paliatif Dini dalam Perspektif Budaya dan Etika, diikuti Prof. Erna Rochmawati, Ns., MNSc., M.Med.Ed., Ph.D yang menyoroti Dimensi Spiritualitas dalam Etika dan Perawatan Paliatif.

Sesi terakhir dibawakan oleh Sunarso Efendi, AMK., S.H., M.H, yang memaparkan Pertimbangan Hukum dan Etika dalam Asuhan Keperawatan untuk Penyakit yang Mengancam Jiwa. Seluruh sesi dipandu oleh moderator NS. Wahyu Dewi Sulistyarini, MSN dan Ika Setyasari, S.Kep.Ns., M.N.Sc, serta disertai diskusi interaktif bersama peserta.

Webinar ini menjadi ruang kolaborasi pengetahuan antara praktisi kesehatan, akademisi, dan peserta dari berbagai wilayah untuk memperkuat pemahaman etika keperawatan dalam menghadapi kasus-kasus kompleks yang mengancam jiwa. Acara ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, mewakili institusi kesehatan, pendidikan, dan organisasi profesi. CBMH UGM berkomitmen untuk terus menghadirkan seri webinar yang relevan dengan tantangan bioetika dan humaniora kesehatan, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), dan SDG 10 (Mengurangi Ketimpangan). Melalui edukasi etika keperawatan yang terstruktur dan berbasis bukti, CBMH UGM mendorong penguatan kapasitas tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang bermartabat, inklusif, dan berkesinambungan bagi semua lapisan masyarakat.

Reporter : Rafi Khairuna Wibisono, S.Kom

 

Tags: SDGs 10 SDGs 3 SDGs 4 Webinar Bioetika

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita lainnya

  • RABOAN CBMH UGM Bahas Bioetika 7.0: Siapa Pemilik DNA di Era Metaverse?
    July 9, 2026
  • CBMH FK-KMK UGM Lolos Pendanaan Program Pengabdian Masyarakat Universitas Gadjah Mada 2026, Siap Kembangkan Sistem Social Prescribing Berbasis Komunitas untuk Pasien TBC di Kalurahan Sriharjo, Bantul
    July 7, 2026
  • Ketika AI Menjadi Teman Curhat: Perlukah Transformasi Bioetika Menuju Era Digital Mental Health?
    July 2, 2026
  • HELP Course Batch 7 Series 6 Bahas Penguatan Kompetensi Bioetika dalam Pendidikan Kedokteran
    June 25, 2026
  • Foto bersama kader dan lurah kricak CBMH UGM Kembali Laksanakan Pengabdian Masyarakat melalui Program Penguatan dan Pendampingan Kader Paliatif di Kelurahan Kricak
    June 22, 2026
  • CBMH FK-KMK UGM - UNESCO CHAIR ON BIOETHICS - Penelitian Tim Penelitian CBMH Laksanakan FGD Stakeholder di BPSTW Abiyoso untuk Mengkaji Otonomi dan Persepsi Lansia di Panti Werdha
    June 22, 2026
Universitas Gadjah Mada

Gedung Penelitian dan Pengembangan FKKMK UGM Lt. 1 Sayap Utara

0274 547489
cbmhfkugm@ugm.ac.id

© Center for Bioethics and Medical Humanities Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY