
Yogyakarta, 10 April 2026 — Upaya memperkuat integritas dan kualitas penelitian terus dilakukan melalui peningkatan kapasitas komite etik di berbagai institusi. Selama dua hari, pada 9–10 April 2026, Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bersama Universitas Katolik Soegijapranata Semarang menyelenggarakan kegiatan In-House Training bertema “Peningkatan Kompetensi Ethical Review.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif nasional National Series on Strengthening Ethics Committees, sebuah program berkelanjutan yang bertujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus membangun kelembagaan etik yang mandiri di Indonesia.
Pelatihan ini dihadiri oleh para anggota Komite Etik Penelitian yang berasal dari perwakilan berbagai fakultas di lingkungan Universitas Katolik Soegijapranata. Kehadiran lintas disiplin ini menjadi kekuatan penting dalam memperkaya sudut pandang dan praktik telaah etik yang komprehensif.
Sejak hari pertama, suasana pelatihan berlangsung aktif dan dinamis. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi, diskusi interaktif, hingga studi kasus dan praktik langsung. Berbagai pertanyaan kritis serta pengalaman lapangan yang dibagikan turut memperdalam pemahaman terkait tantangan dalam proses ethical review.

Beberapa sesi menjadi sorotan utama dan dinilai paling menarik serta bermanfaat oleh peserta. Di antaranya adalah sesi simulasi rapat komite etik (full board) yang memberikan pengalaman langsung dalam proses pengambilan keputusan etik, serta sesi type of review yang membantu peserta memahami klasifikasi dan pendekatan dalam penilaian penelitian.
Selain itu, sesi studi kasus dan praktik langsung juga mendapat apresiasi tinggi karena memberikan gambaran nyata dalam menangani berbagai situasi etik di lapangan. Topik research misconduct dan academic misconduct menjadi perhatian penting peserta dalam menjaga integritas penelitian, sementara pembahasan mengenai risk assessment dan layered vulnerability memperkaya perspektif dalam melindungi subjek penelitian, terutama kelompok rentan.

Tidak kalah menarik, sesi terkait peran dan tanggung jawab Komite Etik Penelitian (KEP) serta diskusi mengenai ethical clearance untuk komunitas dan penelitian sosial juga dinilai sangat relevan dengan kebutuhan peserta. Beberapa narasumber seperti Prof. Dr. dr. Eti Nurwening Sholikhah, M.Kes., M.Med.Ed., Sp.KKLP., dr. Azid Nur Mahardinata, M.Bio.Et., dan Dr. Dra Retna Siwi Padmawati, MA. turut memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya wawasan dan diskusi selama pelatihan.
Kesan positif pun dirasakan secara luas. Peserta menilai bahwa seluruh rangkaian materi tidak hanya komprehensif, tetapi juga aplikatif dan kontekstual dengan kebutuhan di institusi masing-masing. Bahkan, seluruh peserta secara antusias menyepakati pentingnya keberlanjutan program ini dan menyatakan komitmen untuk melanjutkan ke seri pelatihan berikutnya.

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi yang mempererat jejaring antar fakultas dan institusi. Interaksi yang terbangun diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya etik yang semakin kuat, baik di ranah akademik maupun klinis.
Melalui kegiatan ini, CBMH UGM kembali menegaskan komitmen dalam mendukung penguatan sistem etik penelitian di Indonesia serta mendorong setiap institusi untuk mampu mengelola komite etik secara mandiri dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Upaya ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), serta Tujuan 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan praktik penelitian yang beretika, akuntabel, dan berintegritas.
Ingin Mengadakan Pelatihan Serupa di Institusi anda?
CBMH UGM membuka peluang kolaborasi bagi institusi yang ingin menyelenggarakan pelatihan penguatan komite etik penelitian.
📩 Untuk informasi lebih lanjut dan kerja sama, silakan hubungi:
WA : 0823-2467-3737 (Dewi)





