Ruang Diskusi Interdisipliner Mengulas Masa Depan Bioetika, AI, Omics, dan Kedokteran Presisi di Era Digital

Kemajuan teknologi kesehatan yang semakin terintegrasi dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), genomik, serta dunia digital mendorong lahirnya berbagai pertanyaan baru yang tidak hanya bersifat ilmiah, tetapi juga etis, hukum, dan kemanusiaan. Di tengah transformasi tersebut, diperlukan ruang dialog yang mampu mempertemukan berbagai perspektif agar perkembangan teknologi tetap berjalan seiring dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) FK-KMK Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan RABOAN (Research and Perspective Sharing) pada Rabu (8/7/2026) secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube CBMH UGM. Mengusung tema “The Art of Bioethics 7.0: Who Owns Your DNA in the Metaverse? Bioethics, Omics, AI, and Personalized Medicine in the Age of Digital Humans”, forum ini menjadi wadah diskusi mengenai tantangan bioetika di era digital yang semakin kompleks.
Acara menghadirkan dr. Dito Anurogo, M.Sc., Ph.D., akademisi dari Faculty of Medicine and Health Sciences Universitas Muhammadiyah Makassar, sebagai narasumber utama. Diskusi dimoderatori oleh dr. Wika Hartanti, MIH, peneliti dari CBMH FK-KMK UGM sekaligus UNESCO Chair on Bioethics UGM.
Dalam pemaparannya, dr. Dito mengajak peserta melihat bahwa perkembangan teknologi genomik, multi-omics, digital twin, avatar klinis, hingga metaverse medis telah mengubah cara manusia memahami tubuh dan identitas biologis. DNA tidak lagi dipandang semata sebagai informasi genetik, melainkan juga sebagai aset data yang memiliki implikasi terhadap privasi, kepemilikan, keadilan, hingga tata kelola kesehatan di masa depan.
Berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari perlindungan data genomik, pemanfaatan AI dalam pengambilan keputusan klinis, tantangan personalized medicine, hingga pentingnya membangun kerangka bioetika yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Diskusi juga menyoroti bagaimana inovasi kesehatan harus tetap berorientasi pada penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan, serta hak-hak pasien.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang jalannya acara. Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan beragam pertanyaan kritis yang mencerminkan tingginya perhatian terhadap isu bioetika di era transformasi digital. Peserta tidak hanya mendiskusikan tantangan teknis pemanfaatan AI dan data genomik, tetapi juga menyoroti aspek regulasi, tata kelola data kesehatan, hingga perlindungan hak individu dalam ekosistem kesehatan digital.

RABOAN kali ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang berasal dari beragam latar belakang profesi dan institusi. Forum ini mempertemukan akademisi, mahasiswa, tenaga kesehatan, dokter, dosen, peneliti, praktisi rumah sakit, serta perwakilan institusi pendidikan dan layanan kesehatan, sehingga menghadirkan diskusi yang kaya akan perspektif lintas disiplin.
Melalui penyelenggaraan RABOAN secara rutin, CBMH FK-KMK UGM terus memperkuat komitmennya sebagai pusat pengembangan bioetika yang mendorong kolaborasi multidisiplin, memperluas literasi publik mengenai isu-isu etika kesehatan kontemporer, serta menjembatani perkembangan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan pemahaman terhadap layanan kesehatan yang etis dan berpusat pada manusia, SDG 4 (Quality Education) melalui penyelenggaraan forum ilmiah yang inklusif dan berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara akademisi, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem bioetika yang relevan menghadapi tantangan kesehatan di era digital. Dengan demikian, diskusi seperti RABOAN tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga berkontribusi dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih adil, bertanggung jawab, dan berkelanjutan di masa depan.
Tonton ulang rekaman sesi raboan melalui Youtube CBMH UGM:
https://www.youtube.com/watch?v=scCHBMvvVuE
Editor : Rafi





