
Perkembangan teknologi kedokteran bergerak begitu cepat, menghadirkan inovasi yang menjanjikan peningkatan kualitas layanan kesehatan. Namun, di balik kemajuan tersebut, muncul berbagai pertanyaan mendasar: sejauh mana teknologi boleh digunakan, bagaimana menjaga keselamatan pasien, dan siapa yang bertanggung jawab ketika inovasi melampaui kesiapan etika dan regulasi. Pertanyaan-pertanyaan inilah yang menjadi titik berangkat diskusi dalam RABOAN (Research and Perspective Sharing) yang diselenggarakan oleh Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) FKKMK UGM bekerja sama dengan Program Studi Magister Bioetika Universitas Gadjah Mada.













